cinta ’tak kunjung bicara pada sepi’, dibalut ceriaku di sini masih menunggu dan percaya
Aku mengerti bahwa tak ada orang yang sempurna..
Aku sadar betul aku juga bukanlah orang yang sempurna..
Di usia yang hanya beberapa bulan lagi kepala dua, aku belum mencicipi rasa cintaaa yang ’katanya’ begitu indah. Namun aku juga tak mau menutup mata dan telinga, ’katanya lagi’ cinta itu bak neraka dunia.
Aku terlalu takut untuk percaya dan mencoba meski aku sangat percaya bahwa cinta yang indah itu ada.
Kadang aku bangga., untuk tidak mencoba. mereka hanya orang-orang bodoh.. merelakan air mata tumpaah ruah berulang kali hanya demi cinta, kadang pula aku tak habis pikir orang bisa menjadi benar- benar tolol..
Seperti sahabat-sahabatku,,sudah di khianati masih mau merajut kasih…sudah disakiti masih mau kembali. Sering aku berbisik dalam hati ”cinta itu tai”. Meracuni hati.. akhirnya mereka terluka perih.
Kala cinta menyakiti, sahabat ada untuk mengobati.
Saat mereka merutuki cintanya yang kandas karena kekasih pergi.. ingin sekali ku teriaki ” helloooowwww., lihat aku!!! Aku baik-baik saja slama ini tanpa cinta, karena kasih sayang dari keluarga dan sahabat jauh lebih berarti sobat. Tanpa ’dia yang telah menghujam hati mu’ dunia bukan berarti sampai disini. Dia tak layak untuk kau tangisi. Jika kau menyesali, semua sia-sia… karena telah terjadi”
Aku pernah sampai terheran-heran ketika sahabatku (nissya, teman satu kampus) lagi PDKT sama mr. Narsis ( aku juluki dy begitu, yah memang pada kenyataannya cowok yag berwajah ’LUMAYAN’ manis ini over lebay dan PD-nya minta ampun). Kukatakan padanya ”niss, hati-hati. Jangan mudah percaya ucapan laki-laki”…. dan ia hanya membalas ucapanku dengan sebuah senyuman. Ahhhh aku tau betul senyum yang sedang dilanda cinta… terbuai melayang tinggi.
Sampai akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih, hari berganti hari.. ku lihat semuanya telah menjadi tidak wajar.. saat mereka akan jalan, yang menjemput bukannya mr. Narsis tapi Nissya ( yah mungkin karena si unyilà kadang ku juluki ia begitu. Gag punya kendaraan), Pernah suatu kali salah seorang sahabat kami bilang bahwa Nissya pernah mau pinjam uang (uangnya abiz) ’cuma’ karena mau jalan sama mr.narsis.. bayar makan pun sendiri-sendiri (untung gag minta dibayarin), Mr.narsis minta anterin Cuma buat ke ATM doank! (manfaatin banget, kayak gag bisa pergi sendiri aja). Teman satu kamarku di asrama juga cerita saat PDKT dulu… Mr. Narsis nembag ce lain sebelum malam berikutnya nembag Nissya (aku mulai berpikir, dasar cowog gila’… itu artinya dia gag bener-bener serius dong.. Cuma coba-coba aja.. secara dia baru putus ama pacarnya, mungkin hanya sekedar mengisi kekosongan), Suatu kali Nissya pernah nangis gara-gara gag sengaja ngilangin tugas mr.narsis yang minta di kerjain (huhhhhh!!! Cukup sudah semuanya)…… inilah LOVE IS BLIND. Buta apa bego’ sih?! Bukan maksud ikut campur, tapi sebagai sahabat aku mencoba mengingatkan..
Ku coba membuat sahabatku ini mengerti agar dia bisa membuka matanya lebar-lebar. Dengan penuh kesabaran kujelaskan… dan lagi lagi ia membalas semua nasihatku dengan senyuman… ohh.. sobat! Kau membuatku kesal, tapi aku tidak bisa marah padamu.
Dan akupun mencoba bicara pada mr.narsis…. ’gag usah aneh-aneh alias banyak tingkah…’(maksud hati menyindir). Dan apa yang ku dapat…. sebuah SENYUMAN. sh**t!!!
******
Satu bulan lebih telah berlalu… keadaanpun tetap sama.
Satu kali lagi ku sampaikan pada Nissya, tapi kali ini dia bilang ”tenang… aku baik-baik saja. Aku percaya padanya… aku yakin ia akan berubah. Do’akan saja”.. oh My God!
Libur semester genap, artinya libur panjaaannggg……
Hampir 2 bulan..
Nissya smz, menyuruh aku memberi comment statusnya di salah satu jejaring sosial… aku baca.. yang intinya dia menyesal tidak mendengar nasihatku. Langsung ku ambil hp dan sgera ku kirim smz… dia bilang dia putus! ”AKHIRNYA”bisikku dalam hati.. dia pun mulai bercerita… bahwa terlalu banyak masalah… dan mr.narsis balik lagi sama mantannya!!!
Ingin ku katakan ’apa ku bilang, kau tidak mau menurutinya. Sekarang kau rasakan sendiri akibatnya…’ .. terlalu jahat! Sebagai sahabat.. aku mencoba memahami… ia terluka… sakit dan kecewa.. ”sudahlah, kau pazti akan mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik daripada dia ok”…. ku berdo’a untuknya.. juga untuk diriku.. semoga mendapatkan seseorang yang ’baik’
**********
Haaaaaaaahhh.. masih bnyag cerita cinta orang-orang sekitarku yang berakhir luka. Namun ada juga yang sampai sekarang indah meski di selingi dengan prahara..
Semuanya membuat aku memetik banyak pelajaran..
Dan prinsipku tetap sama
”sampai aku rasa telah menemukan orang yang tepat dan yang pantas aku percaya untuk memiliki hati ini barulah aku mau menyerahkan hatiku….. walau pada kenyataannya aku tak mudah percaya lebih tepatnya belum menemukan seseorang itu… aku sangat yakin bahwa ia adaaaaaaaaaaa….. ntah sampai kapan ku menunggu, aku selalu di sini di tempat ini. Telah kusiapkan bagian terindah di hatiku hanya bagi ’dia’ yang tak kunjung menghampiri. ^_________________^ Bukan tak ingin cinta atau hanya sekedar mencoba, aku tak mau menyakiti diri sendiri dan orang lain. Namun belum menemukan dan mungkin Tuhan belum menakdirkan… aku bahkan sangat percaya Tuhanpun telah menyiapkan sesuatu yang sangat indah..